Biaya Hidup di Jepang

7 Kiat Mengakali Mahalnya Biaya Hidup di Jepang [Mahasiswa & Magang]

Semua orang tahu bahwa biaya hidup di Jepang sangatlah tinggi. Bahkan banyak Orang Jepang sendiri banyak yang tidak mampu menyewa sebuah tempat tinggal dan lebih memilih berdiam diri di warnet.

Nah, berapakah perkiraan biaya hidup di Jepang jika kita nanti akan tinggal di Jepang? Berikut corat-coret cerita saya berdasarkan pengalaman 3 tahun hidup di Kota Toyota, Jepang. Semoga bisa bermanfaat jika suatu saat kamu tinggal atau mempunyai paket liburan ke Jepang

Biaya Hidup di Jepang Untuk Tempat Tinggal

Biaya Hidup di Jepang
apartments.gaijinpot.com

Tempat tinggal adalah biaya terbesar yang saya keluarkan ketika berada di Jepang. Harga sewa sebuah apaato (kos-kosan) dengan tipe 3 LDK (living, dining, kitchen) yang terdiri dari 3 kamar tidur berukuran 3×4 meter, 1 living room, 1 kamar mandi dan toilet dibanderol dengan harga 60.000 yen/bulan (6,5 juta rupiah).

Harga sebesar itu tidak termasuk tambahan sewa parkir mobil dan administrasi maintenance apartment yang ditaksir mencapai 10.000 yen. Beruntung saya tinggal bersama-sama sebanyak 5 orang, jadi setiap orang hanya membayar 12.000 yen.

Sebenarnya nominal 60.000 yen/bulan termasuk murah, sebab ketika itu saya diberi keringanan karena pihak perusahaan membantu membayar sebagian biaya sewa tempat tinggal. Mungkin jika tidak diberi subsidi, kami harus membayar total 100.000 yen/bulan.

Umumnya biaya sewa tempat tinggal di Jepang dipengaruhi oleh 3 faktor yakni lokasi (pusat kota/pinggiran), jarak ke stasiun, dan usia bangunan. Perlu teman-teman ketahui juga ketika transaksi awal, selain harus membayar biaya sewa kamar, ada beberapa tambahan biaya diantaranya uang kunci (key money), uang jaminan asuransi kerusakan, uang komisi agen, dan lain-lain yang jika di uangkan mungkin menjadi 2 bulan biaya sewa bulanan. Berikut rinician biayanya :

  • 敷金(shikikin) jaminan: Tergantung pemilik tempat tinggal tersebut, uang deposit mungkin tidak Besar deposit yang harus dibayar kurang lebih adalah nilai 2 bulan sewa. (di wilayah seperti Hokkaido, jaminan akan dikembalikan jika penghuni menyewa lebih dari 2 tahun).
  • 礼金 (reikin) uang terima kasih: Uniknya di Jepang ada istilah ini dimana merupakan bentuk terima kasih penyewa kepada pemilik tempat tinggal yang bersifat wajib. (nominal tidak menentu. Ada yang senilai 1-2 bulan sewa, ada yang tidak bayar sama sekali).
  • 掃除料金 (Souji Ryokin):Biaya pembersihan awal yang sifatnya wajib dan dibebankan kepada penghuni baru. (kurang lebih 15.000 yen)
  • ストーブ手入れ:Biaya maintenance heater (pemanas), yang dibayar pada awal kontrak (kurang lebih 10.000 yen).
  • 仲介手数料 (chuukaitesuuryou): Biaya agen/makelar (kurang lebih rp. 20.000 yen).
  • 管理費 (kanrihi): biaya maintenance (biasanya jenis apartemen)
  • 損害保険料(songaihokenryou): Biaya asuransi perabotan (biasanya jenis apartemen)

 

Untuk tempat tinggal tipe IK (1 kamar, kitchen, dan toilet) biasanya dipatok dengan harga 30.000 yen/bulan tergantung daerah dan tingkat ke-strategisan lokasi.

Biaya Hidup di Jepang Untuk Makan dan Minum

Biaya Hidup di Jepang
japanesian.id

Berhubung saya dan teman-teman sepakat untuk iuran bulanan untuk keperluan belanja, maka biaya untuk makan tidak terlalu banyak. Saya hanya mengeluarkan perbulan sekitar 10.000 – 15.000 yen. Dengan iuran sebesar itu, saya sudah bisa makan dengan porsi 4 sehat 5 sempurna sebanyak 3x sehari. heheeh

Jika ingin makan di luar, restoran termurah adalah seharga 1.000 – 1.500 yen. Jika makan tepat ketika jam makan siang, harga yang diberikan menjadi lebih hemat 500 sampai 1.000 yen lengkap dengan ice cream, dessert, kopi, ataupun minuman lain.

Namun jika kita memesan secangkir kopi di luar jam makan siang, harganya 400 yen/cangkir. banyak orang yang lebih memilih membeli makan siang bentou (nasi kotak) di konbini (minimarket) seperti lawson dan seven eleven seharga 300 – 600 yen.

Minuman atau soft drink bisa dibeli di mesin penjual otomatis (vending machine) seharga 100 -150 yen. Sementara untuk rokok dijual seharga 400 – 600 yen/bungkus.

Pilihan lainnya untuk makan adalah mengunjungi restoran cepat saji seperti Mc. Donalds atau KFC dan juga Yoshinoya, Matsuya, Sukiya. Harganya sama saja seperti kita membeli bentou di konbini.

Solusi terbaik jika ingin berhemat adalah dengan memasak sendiri di rumah dan membawanya ke kampus atau tempat kerja. Harga beras kualitas standar adalah 3.000 yen/10 kg (beras impor lebih murah), daging sapi 600 yen/kg, daging ayam 300 yen. Lauk termurah mungkin hanya telur yang harganya cuma 150 yen/pack isi 10 butir.

Buat kamu seorang vegetarian, siap-siap saja merogoh kocek lebih dalam sebab harga sayuran di Jepang rata-rata lebih mahal dibanding daging. Hampir seluruh sayuran dan daging murah diimpor dari luar sedangkan untuk produk lokal harganya pasti lebih mahal.

Biaya Hidup di Jepang Untuk Transportasi

Biaya Hidup di Jepang Jalan Jalan
japanesian.id

Di Jepang alat transportasi yang umum digunakan adalah kereta, bus, dan sepeda. Untuk kereta lokal, tiket untuk menuju ke stasiun pertama adalah 170 – 250 yen. biaya bertambah 20 – 30 yen untuk stasiun-stasiun berikutnya.

Untuk para pelajar dan karyawan yang biasanya punya rute perjalanan yang sama setiap harinya maka dianjurkan memakai tiket free pass bulanan yang bisa digunakan sepuasnya selama 1 bulan dengan rute yang sama.

Alat transportasi termurah dan sehat tentu saja sepeda. Hampir semua orang Jepang pasti memiliki 1 buah sepeda di rumahnya. Jalan yang lebar dan rata membuat kita semakin nyaman bersepeda di sana.

Makanya jangan heran ketika di sana banyak orang berpakaian kerja rapi berangkat menggunakan sepeda. Sama halnya dengan ibu rumah tangga yang biasa mengantar anaknya ke sekolah menggunakan sepeda.

Untuk membeli sebuah sepeda dengan harga termurah kamu harus mengeluarkan yen sebanyak 10.000. Ketika di Jepang pun saya membeli 1 buah sepeda lipat seharga 55.000 yen atau sekitar 7 juta rupiah.

Khusus untuk mobil adalah sebuah barang mewah bukan karena harganya namun lebih karena biaya parkir, garasi dan biaya perawatannya yang sangat tinggi. Di daerah kota seperti Nagoya dan Tokyo tarif parkir per 15 menit sekitar 100 yen atau mencapai 20.000 yen/ bulan bahkan bisa lebih mahal lagi.

Jadi wajar saja jika mobil hanya dimiliki oleh orang yang tinggal di daerah pedesaan saja karena biaya parkir relatif lebih murah bahkan bisa gratis atau bagi Orang Jepang yang sudah berkeluarga dan memiliki satu anak atau lebih.

Biaya Listrik, Gas, dan Air

Biaya Hidup di Jepang Air
expatsguide.com

Beruntung ketika di Jepang saya mempunyai orang perusahaan yang baik dan tidak perhitungan. Untuk biaya hidup di Jepang dari ketiga komponen itu saya tidak diwajibkan membayarnya. Semua sudah 1 set dengan membayar uang tempat tinggal sebesar 12.000 yen/bulan tadi.

Namun banyak dari teman-teman saya yang harus membayar biaya listrik, air, dan gas secara terpisah. Umumnya sekitar 10.000 yen dengan rincian listrik 3.000 -5.000 yen, air 1.000 – 2.000 yen, dan gas 4.000 – 8.000 yen selama sebulan tergantung pemakaian. Ketika musim dingin, pemakaian dipastikan meningkat karena digunakan untuk pemanas, karpet dan air panas.

Biaya Hidup di Jepang Untuk Telepon dan Internet

Biaya Hidup di Jepang Internet
japanesian.id

Karena saya hanya memakai fasilitas internet untuk berkomunikasi dengan teman ataupun keluarga di Indonesia, otomatis saya hanya menggunakan jaringan Wi-fi yang terpasang di rumah. Setiap bulan saya hanya membayar tidak lebih dari 1.500 yen dengan kuota unlimited dan kecepatan yang tinggi.

Biasanya saya menggunakan aplikasi Line atau Skype untuk menelpon ke Indonesia, jadi bisa hemat. Kalau kamu ingin membeli handhphone dengan provider tertentu, biayanya tergantung kontrak di awal.

Pilihan lainnya adalah datang ke internet kafe (manga kisha) dengan harga 200 – 500 yen/30 menit. Di sana tidak hanya fasilitas internet saja yang kamu dapatkan tapi juga minum sepuasnya, baca komik, main game dan lain-lain.

Biaya Hiburan dan Jalan-Jalan

Biaya Hidup di Jepang Jalan
japanesian.id

Biaya Hidup di Jepang besar kecilnya memang tergantung diri kita pribadi. Jika kita terbiasa gaya hidup boros mungkin tinggal di Jepang adalah hal yang menyeramkan. Tapi jika hidup sederhana dan tidak terpengaruh gaya hidup sebagian orang Jepang yang tinggi mungkin kita bisa sukses menekan pengeluaran.

Untuk hiburan sendiri yang termurah adalah diam di rumah menonton acara televisi. Harga TV ukuran 14 inch kondisi baru sekitar 10.000 yen (model lama). Jika ingin harga lebih miring, coba datang ke toko barang bekas (recycle store).

Buat yang hobi nonton film, kamu bisa mendatangi tempat seperti Tsutaya daripada ke bioskop yang tiket masuknya mencapai 3.000 yen/orang. Jika datang ke rental DVD seperti Tsutaya tadi, kita bisa mendapatkan 3 buah film hanya dengan 1.000 yen. Untuk film terbaru tentu saja harus menunggu lebih sabar karena untuk versi rentalnya keluar beberapa minggu setelah tayang di bioskop.

Namun selama di Jepang, saya belum pernah menyewa DVD. Alasannya karena koneksi internet di tempat tinggal yang sangat cepat, jadi saya cukup menonton streaming saja di komputer. Tidak perlu download karena hanya menghabiskan kapasitas hard-disk. Jadi saran saya, belilah komputer yang mumpuni dan pasang internet karena itulah sebaik-baiknya hiburan yang murah di Jepang. hehe

Untuk biaya jalan-jalan, ada banyak free pass yang bisa kita beli tergantung kebutuhan, misalnya jika ingin traveling di Kansai ada Kansai Surutto Pass yang bisa dipakai untuk naik kereta dan subway di Kobe, Osaka, Nara, dan Kyoto.

Ada juga bus pass dari Willer Express yang cukup murah untuk keliling Jepang naik bus, atau 18 kippu dari JR untuk naik kereta lokal JR ke seluruh Jepang.

Biaya Pajak Penghasilan dan Asuransi

Biaya Hidup di Jepang Jalan
japanesian.id

Kamu bisa repot jika tidak punya asuransi kesehatan selama di Jepang. Ketika sakit bisa jaadi adalah hal terburuk karena biayanya bisa membengkak. Namun dengan asuransi kesehatan maka 70 % pembayaran ditanggung oleh pihak asuransi. Jadi kita cukup membayar 30 % saja.

Semua orang dianjurkan untuk memiliki asuransi kesehatan tak terkecuali orang asing seperti saya. Biaya berobat ringan seperti demam dan sakit gigi di klinik adalah 1.000 yen. Biaya tersebut sudah termasuk asuransi yang dibayarkan 70 %. Jadi bisa dibayangkan betapa besarnya yang harus kita bayar jika tidak ikut asuransi.

Rata-rata asuransi yang harus dibayarkan per bulan adalah 7.000 – 8000 yen/bulan. Bagi orang Jepang, biaya ini dianggap masih kurang sehingga mereka memiliki lebih dari 1 buah asuransi.

Sementara untuk gensen (pajak penghasilan) dihitung berdasarkan penghasilan setahun di Jepang dan juga tanggungan istri dan anak. Saya sendiri membayar gensen setiap bulan hanya kurang dari .000 yen.

Hobi di Jepang

Biaya Hidup di Jepang Jalan
japanesian.id

Buat yang hobi adventure, kamu bisa coba menjelajah Jepang dengan tiket-tiket murah yang sudah dijelaskan di atas. Buat yang hobi olahraga, di Jepang semua fasilitas olahraga cukup lengkap dengan biaya relatif terjangkau jika menyewa di tempat seperti community center.

Buat yang suka fotografi juga mengasyikan karena banyak objek menarik yang bisa diabadikan serta harga kamera dan lensa dengan kualitas bagus juga tidak semahal di Indonesia.

Membaca buku juga bisa jadi hobi yang menyenangkan, ada banyak toko buku seken seperti Book Off yang menyediakan buku murah. Beberapa buku juga ada dalam Bahasa Inggris serta Bahasa Asing lainnya. Buat yang hobi nyanyi, karaoke di sini menyenangkan dengan fasilitas lengkap dan tentunya murah! Apalagi kalau ambil paket night free time.

Kesimpulan Biaya Hidup di Jepang

Jika ditotal biaya hidup di Jepang jika kita menerapkan hidup hemat adalah tidak lebih dari 10 juta rupiah/ bulan. Saya sendiri hanya mengeluarkan tidak lebih dari 50.000 yen/bulan karena sebagian besar biaya ditanggung oleh pihak perusahaan.

Dengan biaya hidup di Jepang sebesar itu, sisanya bisa saya kirim untuk keluarga di Indonesia. Demikian sekilas mengenai tips biaya hidup di Jepang yang bisa teman-teman ikuti. Semoga bermanfaat.

Baca Juga Artikel Tentang Oleh Oleh Khas Jepang Di Sini

2 pemikiran pada “7 Kiat Mengakali Mahalnya Biaya Hidup di Jepang [Mahasiswa & Magang]”

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.